Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan

Tips Berpetualang Di Gua

June 23rd, 2014

Tips Berpetualang Di Gua

Tips Berpetualang Di Gua


Menjelajahi gua merupakan kegiatan wisata
yang menantang sekaligus seru. Terdapat dua jenis gua yang bisa dijelajahi, yaitu gua kering dan gua yang bersungai. Sebelum menjelajahi gua, perhatikan beberapa tips berikut ini agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Siapkan badan yang fit dan mental

Salah satu hal terpenting sebelum memulai semua kegiatan wisata terutama untuk menjelajahi gua adalah tubuh yang fit. Pastikan Anda dalam keadaan fit sebelum menjelajahi gua. Dan ingat jangan memaksakan diri jika memang merasa dalam keadaan yang kurang fit karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Persiapan mental juga perlu Anda lakukan mengingat kondisi di dalam gua yang tentunya berbeda dengan di luar gua.

Jangan merusak alam

Dimanapun Anda berada, tentunya Anda tidak boleh melakukan pengrusakan. Saat menjelajah gua Anda akan menemui keadaan alam dan ekosistem yang berbeda dengan kehidupan Anda sehari-hari. Tetap jaga kelestariannya dan jangan merusak apapun, seperti mamatahkan atau mencabut tanaman, mencorat coret dinding dua maupun mematahkan stalaktit dan stalakmit.

Kenali jenis guanya

Sebaiknya Anda mengenali jenis gua yang akan Anda jelajahi agar bisa mendapatkan gambaran. Jika mengunjungi gua yang menjadi sarang kelelawar atau hewan lainnya, sebaiknya jangan berisik saat menjelajah agar tidak mengganggu mereka. Namun jika yang akan dijelajahi merupakan gua yang memiliki sungai dan Anda tidak bisa berenang, pastikan Anda melaporkan diri terlebih dahulu ke pemandu wisata di gua tersebut agar mendapatkan pengawasan khusus.

Berpakaian yang sesuai

Kemanapun Anda pergi, berpakaianlah yang sesuai dengan tujuan Anda. Kenakan pakaian yang nyaman, tertutup dan alas kaki yang tidak licin saat Anda menjelajahi gua. Pakaian tertutup akan lebih bisa melindungi tubuh Anda jika sewaktu-waktu Anda terjatuh. Kenakan pula perlengkapan keamanan selama menjelajahi gua agar agenda wisata Anda berjalan dengan aman.

Demikianlah berikut Tips Berpetualang Di Gua, yang ditulis di Travel Note. Semoga artikel ini bermanfaat bagi traveler yang sedang ingin merencanakan liburan berpetualang di Gua. Selamat mencoba dan selamat berwisata.

Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

June 16th, 2014
Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

Merupakan air terjun yang terletak sekitar 14 km dari pusat kota Samarinda, lebih tepatnya terletak di dusun Purwosari kecamatan Samarinda Utara. Wisata Air Terjun Tanah Merah ini memiliki  ketinggian sekitar 15 meter. Air putih yang mengalir dibalik batu-batuanan besar dan begitu air jatuh ke telaga di bawahnya terlihat warna sebenarnya yang tidak jernih. Warna keruh ini disebabkan oleh komposisi tanah yang notabene gambut diatas lahan hutan yang bercampur dengan air dan menyebabkan air menjadi keruh.

Tempat ini adalah pilihan yang tepat bagi wisatawan keluarga karena dilengkapi pendopo untuk anda beristirahat, yaitu tempat berteduh dengan pohon di sekitar lokasi wisata, warung makan, tempat area parkir kendaraan yang luas, pentas terbuka dan tempat pemandian.

Untuk mencapai obyek wisata Air terjun Tanah Merah, anda dapat menempuh dengan kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat serta angkutan umum trayek Pasar Segiri Sungai Siring yang melewati tempat wisata ini. Akan tetapi akses jalan menuju lokasi air terjun tanah Merah ini belum sepenuhnya diaspal. Sekitar satu kilometer akses jalan masih berbatu sehingga dapat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Tiket masuk untuk orang dewasa Rp 4.000, anak-anak Rp 2.000, sedangkan parkir untuk motor Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000. Travel Note.

5 Persiapan Sebelum Mendaki Gunung

April 15th, 2014

5 Persiapan Sebelum Mendaki Gunung

5 Persiapan Sebelum Mendaki Gunung

Mendaki Gunung semakin menjadi trend bagi para traveller akhir-akhir ini. Film-film yang menceritakan tentang pendakian adalah salah satu pemicunya. Bagi para penikmat alam pemandangan yang ditawarkan oleh Gunung selalu mengundang decak kagum. Namun mendaki gunung tidaklah semudah yang anda fikirkan. Dalam mendaki gunung selain harus mempunyai fisik yang prima juga harus disertai dengan persiapan yang matang serta pengetahuan yang cukup. Beberapa kejadian beberapa waktu lalu tentang tewasnya beberapa pendaki adalah contoh konkrit bahwa mendaki gunung tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Bagi yang sudah berpengalaman mungkin hal ini bukanlah hal baru. Namun bagi anda pendaki pemula yang sebelumnya belum sekalipun melakukan pendakian sebaiknya perhatikan beberapa persiapan mendaki gunung sebagai berikut.

Persiapan Sebelum Mendaki Gunung:

1. Olah Raga Seminggu Sebelum Pendakian
Jika anda bukan seorang atlit, usahakan berolahraga setiap hari selama seminggu sebelum pendakian. Hal ini dikarenakan dalam pendakian diperlukan stamina dan tenaga yang ekstra. Jika tanpa persiapan fisik yang matang, bisa saja ditengah perjalanan anda akan kelelahan, fisik ngedrop, bahkan bisa juga mengalami cedera. Dalam melakukan olah raga ini bisa dilakukan dengan cara apa saja seperti skot jump, jogging, sit up atau push up.

2. Mengenali Karakteristik Gunung Yang Akan Didaki
Setiap gunung mempunyai karakteristik yang tidak sama, untuk itu kenalilah agar bisa mempersiapkan segala sesuatunya secara tepat. Anda bisa searching di internet atau bertanya kepada yang sudah berpengalaman untuk mengenali karakteristik gunung. Sebagai contoh saja jika anda ingin mendaki Gunung Sindoro maka anda harus membawa persiapan air minum yang banyak mengingat di gunung tersebut tidak tersedia sumber mata air.

3. Menyiapkan Segala Peralatan Mendaki Dengan Tepat
Persiapan ini sangat penting untuk dilakukan. Tanpa membawa peralatan mendaki yang tepat, alam bisa mengancam nyawa kita sewaktu-waktu. Misal ditengah perjalanan terjadi hujan lebat, maka kita harus bertahan dengan peralatan yang ada. Peralatan-peralatan yang sering dibawa oleh para pendaki diantaranya: Sepatu tracking, tas carrier, sleeping bag, head lamp, matras, golok, jas hujan, alat masak, alat makan, kaos kaki, kaos tangan, korek api, P3K, serta peluit. Sebaiknya barang-barang yang tidak terlalu penting tidak usah dibawa karena hanya akan menggangu perjalanan.

4. Melakukan Packing dengan Benar
Jika semua peralatan sudah didapatkan maka langkah selanjutnya tinggal mengemas atau mempacking ke dalam tas. Namun dalam hal packing ini tidak boleh sembarangan. Jika dilakukan dengan sembarangan bisa-bisa nyawa adalah taruhanya. Misalnya ketika anda mempacking secara asal sehingga menjadi berat sebelah, maka ketika anda berjalan di jalur yang terjal atau ditepi jurang bisa saja terjungkal karena badan tidak seimbang. Dalam mempacking tempatkan barang-barang yang intensitas pemakainya sedikit seperti sleeping bag ditempat paling bawah. Dan sebaliknya barang-barang yang dibutuhkan secara tiba-tiba seperti jas hujan ditempat paling atas. Usahakan jangan ada ruang kosong didalam tas dan buatlah posisi tas seimbang. Cara mengecek keseimbangan tas ini adalah tas harus bisa berdiri, beri sedikit pukulan pada bagian atas. Jika tas kemudian roboh itu berarti tas belum seimbang.

5. Berdoa sebelum mendaki
Bukan menjadi hal tabu lagi kalau di gunung memang ada penghuni lain. Anda boleh percaya atau tidak tapi kenyataanya ada beberapa pendaki yang tersesat yang diduga diganggu oleh hal yang tak kasat mata. Yang jelas sebelum mendaki berdolah kepada Yang Maha Kuasa agar selalu diberi keselamatan selama melakukan pendakian.

Itulah kelima persiapan yang sebaiknya anda lakukan sebelum mendaki gunung yang dirangkum dalam Travel Note. Semoga informasi ini bisa membantu anda. Terakhir dalam mendaki gunung tetaplah menjaga kelestarianya. Jangan biarkan alam ini kotor oleh para tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan