Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan

Catatan Waktu Perjalanan

February 18th, 2014

Catatan Waktu Perjalanan

Catatan Waktu Perjalanan

Paradoks kakek menyatakan bahwa seseorang akan kembali dalam waktu dan membunuh Kakek sebelum kakek memiliki kesempatan untuk memiliki anak. Ini berarti bahwa waktu perjalanan tidak memiliki lahir mengakibatkan paradoks keberadaan-nya. Paradoks ini sering diatasi dengan teori di mana kita berasumsi bahwa kita dapat menemukan diri kita dalam alam semesta yang berbeda tergantung pada tindakan yang kita ambil. Catatan Waktu Perjalanan.

Untuk memahami teori alam semesta ini beberapa lebih baik kita bisa melihat pada contoh sederhana berikut. Menganggap seseorang pada persimpangan jalan dengan pilihan untuk berbalik kiri, berbelok ke kanan, atau akan lurus. Setelah tindakan telah memilih kita menemukan diri kita di salah satu dari tiga berbeda paralel. Setiap alam semesta adalah hasil dari orang yang memilih salah satu dari tiga tindakan tersebut. Teori ini secara alami terjalin dengan kausalitas.

Sekarang untuk paradoks… Pertimbangkan skenario berikut: menulis catatan yang mencatat lokasi geografis mereka saat ini, tanggal dan waktu. Catatan lebih lanjut mengatakan, “jika aku pernah memiliki akses ke perjalanan waktu, saya akan kembali ke tempat dan waktu yang dicatat di sini.” Sekarang orang menunggu untuk melihat jika salinan sendiri muncul. Jika pada kenyataannya orang kembali kemudian dapat menyimpulkan bahwa waktu perjalanan dapat ada! Jika orang tidak muncul, maka dapat disimpulkan bahwa waktu perjalanan tidak ada dan karenanya catatan dapat dihancurkan karena akan tidak ada gunanya di dunia tanpa waktu perjalanan! Tapi bagaimana orang akan tahu mana (atau ketika) kembali jika mereka menghancurkan catatan? Baca Juga Berpergian Dengan Kucingku.

Paradoks ini memberikan beberapa wawasan ke dalam beberapa teori alam semesta melalui kenyataan bahwa paradoks hanya muncul jika catatan dihancurkan setelah waktu di mana orang seharusnya mengembalikan. Jika catatan untuk dimusnahkan sebelum titik kritis dalam waktu, maka kita tidak dapat menyimpulkan sesuatu karena hal itu akan tidak diketahui apakah ketiadaan seorang penjelajah waktu karena penghancuran catatan atau fakta bahwa perjalanan waktu tidak ada. Jika, di sisi lain, catatan dihancurkan setelah titik kritis dalam waktu maka kita dapat (di bawah beberapa asumsi alam semesta) menyimpulkan bahwa tidak adanya seorang penjelajah waktu, pada kenyataannya, karena ketidakmungkinan dari perjalanan waktu. Hal ini karena asumsi beberapa alam semesta memberitahu kita bahwa ada alam semesta di mana orang disimpan catatan. Orang yang menghancurkan catatan sebelum titik kritis dalam waktu yang sudah di cabang pohon alam semesta yang termasuk waktu wisatawan kembali. Travel Note.

Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan