Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan

Tips Menjelajahi Hutan Dalam Wisata Petualangan

June 23rd, 2014
Tips Menjelajahi Hutan Dalam Wisata Petualangan

Tips Menjelajahi Hutan Dalam Wisata Petualangan

Bagi yang senang berwisata petualangan, berkegiatan alam bebas, memasuki kawasan hutan, menjadi aktifitas yang menyenangkan. Karena itu menjadi bagian dari alam bebas yang mesti ditemui. Agar perjalanan menyusuri hutan dan menikmati keragaman kekayaan alam yang ada di sekitarnya, berikut sejumlah tips yang perlu diingat sebelum memasuki hutan.

Siapkan perbekalan sesuai kebutuhan. Rencanakan kegiatan dan ikuti prosedur yang berlaku. Tetap berkelompok, jangan mengasingkan diri.

Siapkan sikap dan mental. Jangan mudah panik, disiplin, berpikir jernih, dan optimis agar selalu waspada dan membuat keputusan dengan tenang. Siapkan keyakinan dan kepercayaan diri. Miliki kemampuan belajar dari pengalaman dan alam sekitar, pengetahuan lingkungan rimba, laut, serta pengetahuan cukup pada biologi dan ekologi.

Pelajari tumbuhan yang bisa dikonsumsi dan dijadikan obat. Konsumsi tumbuhan yang sudah dikenal dan masak lebih dahulu agar aman. Jangan mengkonsumsi tumbuhan dengan warna yang menyolok (biasanya putih atau kuning), berbau tidak enak, dan tidak memiliki getah susu. Biasanya tumbuhan berbahaya hidup menyendiri, berduri dan pahit.

Tumbuhan yang bisa dikonsumsi, di antaranya : gadung (Uwi, dioscorea hispida), buah senggani (harendong, malastoma polyantum), sintrong atau gynura arrantiaca, rebung bambu, pisang, jamur kuping, dan jamur tiram. Sebagai saran, jadikan kelapa sebagai menu utama agar aman untuk bertahan hidup.

Ketahui tumbuhan obat sebagai pengobatan pertama (P3K). Simplisia nabati atau tumbuhan obat banyak hidup di alam Indonesia. Biasanya diketahui dari mulut ke mulut dan menjadi obat tradisional masyarakat.

Beberapa tumbuhan obat yang biasa digunakan di antaranya: Daun kaki kuda atau antanan untuk obat sariawan, batuk, sakit perut. Daun dan biji muda kaliandra bisa digunakan untuk obat sariawan. Daun sembung manis untuk sakit perut dan panas. Ki Urat, numpong, getah kamboja untuk mengobati luka, bengkak, keseleo.

Hati – hati dengan beberapa tumbuhan di bawah ini, terutama jika kontak langsung dengan bagian tubuh Anda. Di antaranya: Pulus atau kemadu, ingas atau rengas, raweh atau rarawean, dan buah aren mentah, yang akan menimbulkan iritasi kulit, gatal-gatal, kulit panas dan bengkak. Biji jarak membuat kepala pusing, selalu buang air besar, dan muntah-muntah. Bunga dan daun kecubung, jamur psilocybe sp dapat menimbulkan halusinasi. Seluruh bagian pohon picung atau pangi dan jamur amanita verna sangat beracun dan mematikan.

Ketahui jenis hewan yang bisa dijadikan makanan. Pelajari habitat, bentuk fisik, makanan, pola tingkah hewan itu, dan cara menangkapnya. Hewan lebih sulit ditemukan daripada tumbuhan sebagai sasaran makanan. Sebagian besar binatang liar bisa dikonsumsi. Tetapi hindari hewan yang memiliki duri, memiliki alat penyengat, berwarna menarik dan menyolok, dan serangga yang memiliki bulu. Sebagai saran, berburu ikan itu lebih aman.

Sebaiknya hindari beberapa hewan di bawah ini. Karena mengandung racun dan berbahaya bagi keselamatan manusia. Di antaranya: Nyamuk agas, biasa hidup bergerombol di rawa dan rimba. Nyamuk malaria, penyebab penyakit malaria. Gigitan semut api yang biasa merayap di tanah dan dedaunan, membuat panas dan gatal pada kulit. Sengatan lebah atau tawon, kalajengking, lintah atau pacet, dan kelabang. Terutama hindari kontak dengan harimau, macan, ular dan buaya.

Jagalah kaki tetap kering, karena beresiko infeksi jika basah terlalu lama disebabkan air yang tidak higienis. Konsumsi air jernih dan telah dimasak. Jika terpaksa minum air mentah, maka gunakan daun lebar untuk mengumpulkan air hujan atau embun. Potongan bambu biasa digunakan untuk menampung air hujan.

Gunakan kayu bakar dari pepohonan dan tumbuhan yang mengandung terpetin, seperti ranting kering, kayu kering, getah pohon pinus, dan getah pohon damar. Buatlah api untuk penerangan, penghangat, memasak, penghilang takut, menghindari hewan buas, dan sebagai alat isyarat bagi orang lain.

Jika anda tersesat, usahakan kembali ke jalur semula. Gunakan tanda sebagai jejak ketika telah melewati jalur tertentu, di ranting, pohon, atau tanah. Berjalanlah di punggung gunung, biasanya jalur daki menggunakan punggungan sebagai jalur. Hindari jalur lembah yang akan membuat anda sulit dilihat orang lain. Turunlah ke sungai hanya untuk mengambil air, karena binatang liar menjadikan sungai sebagai sumber kehidupan mereka.

Secara umum, patut dipahami kalau hutan, baik geografis atau tipologis, memiliki keadaan dan tantangan lingkungan berbeda. Keadaan alam liarnya menjadi daya tarik para penikmat alam.

Bagaimanapun alasannya, kehidupan di alam bebas memiliki berbagai kemungkinan dan keadaan tidak menentu. Mulai dari kondisi tanah, cuaca, hewan, tumbuhan, air terbatas, terutama kemampuan adaptasi manusia. 

Pengetahuan keadaan tak menentu ketika berada di alam bebas, disebut jungle survival, sangat dibutuhkan para petualang walau sekadar menyalurkan hobi. Kemampuan diri sangat menunjang keselamatan, sekaligus agar wisata alam liar kita berjalan baik. Semoga tips sebelum memasuki hutan ini bisa diterapkan. 

Tentu saja, banyak hal yang tak disebut dlaam tips di atas bisa terjadi secara mendadak, karena alam tak bisa ditebak, karenanya tetaplah berhati-hati. Selamat berpetualang Travel Note.

Tips Berpetualang Di Gua

June 23rd, 2014

Tips Berpetualang Di Gua

Tips Berpetualang Di Gua


Menjelajahi gua merupakan kegiatan wisata
yang menantang sekaligus seru. Terdapat dua jenis gua yang bisa dijelajahi, yaitu gua kering dan gua yang bersungai. Sebelum menjelajahi gua, perhatikan beberapa tips berikut ini agar kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Siapkan badan yang fit dan mental

Salah satu hal terpenting sebelum memulai semua kegiatan wisata terutama untuk menjelajahi gua adalah tubuh yang fit. Pastikan Anda dalam keadaan fit sebelum menjelajahi gua. Dan ingat jangan memaksakan diri jika memang merasa dalam keadaan yang kurang fit karena bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Persiapan mental juga perlu Anda lakukan mengingat kondisi di dalam gua yang tentunya berbeda dengan di luar gua.

Jangan merusak alam

Dimanapun Anda berada, tentunya Anda tidak boleh melakukan pengrusakan. Saat menjelajah gua Anda akan menemui keadaan alam dan ekosistem yang berbeda dengan kehidupan Anda sehari-hari. Tetap jaga kelestariannya dan jangan merusak apapun, seperti mamatahkan atau mencabut tanaman, mencorat coret dinding dua maupun mematahkan stalaktit dan stalakmit.

Kenali jenis guanya

Sebaiknya Anda mengenali jenis gua yang akan Anda jelajahi agar bisa mendapatkan gambaran. Jika mengunjungi gua yang menjadi sarang kelelawar atau hewan lainnya, sebaiknya jangan berisik saat menjelajah agar tidak mengganggu mereka. Namun jika yang akan dijelajahi merupakan gua yang memiliki sungai dan Anda tidak bisa berenang, pastikan Anda melaporkan diri terlebih dahulu ke pemandu wisata di gua tersebut agar mendapatkan pengawasan khusus.

Berpakaian yang sesuai

Kemanapun Anda pergi, berpakaianlah yang sesuai dengan tujuan Anda. Kenakan pakaian yang nyaman, tertutup dan alas kaki yang tidak licin saat Anda menjelajahi gua. Pakaian tertutup akan lebih bisa melindungi tubuh Anda jika sewaktu-waktu Anda terjatuh. Kenakan pula perlengkapan keamanan selama menjelajahi gua agar agenda wisata Anda berjalan dengan aman.

Demikianlah berikut Tips Berpetualang Di Gua, yang ditulis di Travel Note. Semoga artikel ini bermanfaat bagi traveler yang sedang ingin merencanakan liburan berpetualang di Gua. Selamat mencoba dan selamat berwisata.

Memutihkan Kulit dengan Bahan Alami dan Sederhana.

June 18th, 2014
Pemutih Kulit Alami

Pemutih Kulit Alami

Memiliki kulit yang putih merupakan suatu kebanggaan bagi kebanyakan orang. Dengan kulit yang putih membuat penampilan akan lebih maksimal dan meningkatkan rasa percaya diri. Masalah kulit yang kurang putih sering dialami oleh masyarakat Indonesia, itu dikarenakan kondisi cuaca yang ada di Indonesia kurang mendukung.

Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

June 16th, 2014
Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

Wisata Air Terjun Tanah Merah Di Samarinda

Merupakan air terjun yang terletak sekitar 14 km dari pusat kota Samarinda, lebih tepatnya terletak di dusun Purwosari kecamatan Samarinda Utara. Wisata Air Terjun Tanah Merah ini memiliki  ketinggian sekitar 15 meter. Air putih yang mengalir dibalik batu-batuanan besar dan begitu air jatuh ke telaga di bawahnya terlihat warna sebenarnya yang tidak jernih. Warna keruh ini disebabkan oleh komposisi tanah yang notabene gambut diatas lahan hutan yang bercampur dengan air dan menyebabkan air menjadi keruh.

Tempat ini adalah pilihan yang tepat bagi wisatawan keluarga karena dilengkapi pendopo untuk anda beristirahat, yaitu tempat berteduh dengan pohon di sekitar lokasi wisata, warung makan, tempat area parkir kendaraan yang luas, pentas terbuka dan tempat pemandian.

Untuk mencapai obyek wisata Air terjun Tanah Merah, anda dapat menempuh dengan kendaraan bermotor baik roda dua ataupun roda empat serta angkutan umum trayek Pasar Segiri Sungai Siring yang melewati tempat wisata ini. Akan tetapi akses jalan menuju lokasi air terjun tanah Merah ini belum sepenuhnya diaspal. Sekitar satu kilometer akses jalan masih berbatu sehingga dapat mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Tiket masuk untuk orang dewasa Rp 4.000, anak-anak Rp 2.000, sedangkan parkir untuk motor Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000. Travel Note.

6 Hal Yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Perjalanan Wisata

June 16th, 2014
6 Hal Yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Perjalanan Wisata

6 Hal Yang Perlu dilakukan Setelah Melakukan Perjalanan Wisata

Petualangan adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, setelah direncanakan dengan matang dan baik, lalu mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan untuk berpetualang. Setelah perjalanan yang panjang, tiba saat akhir sebuah petualangan yang luar biasa. Lalu apakah yang akan Petualang lakukan setelah tiba di rumah?

Kebanyakan dari kita adalah meletakan koper atau backpack lalu segera tertidur untuk sekian lama atau beristirahat selama beberapa hari, sementara yang lain kembali ke rutinitas kerja yang ekstra. Lalu pertanyaannya adalah, apakah hanya sampai disitu sebuah Petualang yang Hebat? Setelah capek merencanakan dan berakhir dengan sesuatu yang biasa. Berikut adalah hal-hal bisa  dilakukan setelah perjalanan akan membantu tetap sehat berenergi, merasa hebat.

  • Cek perlengkapan Traveling

Umumnya hal yang sering dilakukan petualang adalah meletakkan koper atas tas begitu saja, namun pernahkah petualang melakukan cek list lagi perlengkapan yang beberapa waktu lalu dibawa? (cek lis kebutuhan bepergian). Cobalah untuk kembali membuka catatan perlengkapan yang dibawa lalu lihat satu persatu apakah barang tesebut masih ada di dalam tas. Beberapa yang perlu diperhatikan adalah dompet, kamera, charger, laptop, Handphone dan banyak barang yang lain.

Jika petualang melakukan perjalanan dengan kendaraan sendiri tidak menjadi masalah, namun bagaimana jika perjalanan dilakukan dengan agen travel. Agen travel biasanya menyewa mobil atau bis kepada pihak ketiga, ini memungkinkan tidak banyak kontrol terhadap kendaraan tersebut. jadi jika ada barang yang tertinggal akan sangat menyulitkan kita. Cobalah untuk melakukan cek ini sebelum meninggalkan hotel, atau setibanya sampai di rumah.

  • Istirahat

Petualang mungkin sudah tertidur dalam bus atau mobil, bahkan pesawat. Namun sepertinya hal itu tidak cukup untuk membuat tetap bersemangat. Memang, berpetualang membutuhkan banyak energi, itulah mengapa harus sehat ketika melakukan petualangan. Nah, setibanya di rumah cobalah untuk fokus beristirahat dengan tidur yang berkualitas. Pastikan kamar dalam keadaan tenang dan tanpa gangguan. Matikan alat komunikasi adalah sesuatu yang bijak agar tidak terganggu. Kabarkan lewat grup atau media sosial apa saja kalau petualang sedang istirahat.

Dengan tidur yang berkualitas akan membantu petualang kembali ke kehidupan rutinitas dengan mudah dan full energy.

  • Coba buka foto dan video Petualangan

Pernahkan mendapati foto petualangan yang sudah begitu lama sehingga ketika melihat foto tersebut masih ingat ingat lupa? Nah, agar tidak terjadi segera sortir foto-foto perjalanan wisata tersebut. Pindahkan ke media lain seperti laptop yang mudah untuk dilihat. Jangan sampai menumpuk dalam memori card, bisa dibayangkan jika foto menumpuk di memori card bisa-bisa lupa banyak tertimpa dan pada suatu waktu ternyata memori card sudah penuh.

Rapikan foto-foto tersebut dan masukan dalam folder yang mudah di akses, lebih bagus masukan dalam folder khusus gambar. Lalu membuat sub-folder didalamnya. Cobalah untuk memberi tanggal atau keterangan dalam folder tersebut.  Jika sudah terlalu lama menumpuk file foto, kemungkinan besar lupa akan bagaimana cerita petualangan itu terjadi. Untuk Video bisa dimasukan dalam folder tersendiri agar mudah diakses.

  • Menulis

Banyak momen-momen yang menarik ketika sedang melakukan petualanga yang hebat. Akahkan itu hanya menjadi sebuat catatan dalam kenangan tak terungkap? Cobalah menuliskan sesuatu momen yang sangat menarik, yang sangat hebat. Dan sampaikan itu kepada orang lain. Hanya dengan menulis saja, akan membuat kenangan tesebut tetap tajam dan luar biasa.

  • Berbagi Kebahagian

Coba susun foto-foto petualangan yang sudah dilakukan, atau video yang sudah direkam. Urutkan menurut cerita dan waktu perjalanan wisata tersebut dilakukan. Lalu berbagilah kebahagian petualangan yang Hebat kepada semua orang baik lewat Facebook, Twitter, Instagram, Path, Foursquare, Youtube, Google+ dan masih banyak lagi media-media sosial.

Atau berbagi kepada petualang lain yang menyukai tantangan, dengan berbagi kita akan sedikit banyak membantu orang lain yang membutuhkan informasi tentang tempat wisata tersebut. Baik kondisi terbaru tempat tersebut, harga tiket maupun akomodasi dan bagaimana cara mengakses tempat-tempat tersebut.

  • Rencanakan Petualangan Lagi

Banyak dari Petualang masih merasa bersemangat lagi untuk traveling setelah beberapa minggu yang lalu melakukan perjalanan wisata. Nah untuk tetap bisa menikmati traveling, cobalah untuk merencanakan petualangan lagi untuk beberapa waktu kedepan. Tidak harus ke tempat yang jauh, bisa dilakukan di dalam kota atau kabupaten lain.

Cobalah untuk melihat kalender Travel Note, kapan bisa dilakukan dan apa kendalanya. Kalau perlu untuk melakukan cuti libur, bisa dilakukan saat itu pula kan? Sehingga tidak mengganggu kegiatan bisnis dan tugas kantor. Atau lihatlah libur panjang beberapa minggu kedepan yang mungkin ada. Lingkari hari itu, dan mulailah membuat rencana wisata yang realistis.

Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan