Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan

Untuk Bepergian dengan Pesawat, Pilih Tas Ransel atau Koper?

May 22nd, 2014
Untuk Bepergian dengan Pesawat, Pilih Tas Ransel atau Koper

Untuk Bepergian dengan Pesawat, Pilih Tas Ransel atau Koper

Kalau rekan-rekan semua berpergian kemanapun, satu barang yang biasanya jarang dilupakan, yaitu tas. Fungsi Tas sendiri ketika berpergian dapat digunakan untuk membawa barang serta perlengkapan kita sehingga menjadi satu bagian.

Tas dirasa lebih ringkas dan mudah dibawa kemana-mana. Namun, tahukah kalian bahwa pilihan tas pun memegang peranan ketika Kalian melakukan perjalanan. Baik itu perjalanan singkat maupun panjang. Coba deh kita simak uraian berikut ini.

Bagi Anda yang hendak berpergian dan menggunakan pesawat terbang sebaiknya tetapkan dahulu tujuan Anda. Bila Anda memang ingin melakukan perjalanan ala traveller dengan kegiatan backpackingnya tentulah menggunakan tas ransel. Biar mudah, sederhana dan tidak rempong (repot). Dan rupanya akan sangat sulit sekali bila Anda membawa tas koper yang besar dan memuat banyak bawaan. Pastinya itu akan merepotkan Anda sendiri. Kalaupun ingin membawa tas ransel, usahakan tas ransel yang digunakan disusun secara memanjang (vertical) ke atas. Sehingga barang yang dibawa akan terasa lebih ringkas bila dibandingkan koper yang cenderung lebar. Ketika Anda melakukan backpacker ke Eropa misalnya, ada beberapa losmen, hotel dan homestay yang tidak menggunakan lift ketika hendak menjangkau lantai teratas. Sehingga penggunaan ransel menjadi pilihan dan prioritas agar Anda tidak susah membawa barang Anda kemana-mana.

Namun, bila Anda sendiri berpergian dengan tujuan dinas ataupun liburan bersama keluarga sehingga memakan waktu cukup lama. Tak ada salahnya menggunakan koper yang lebar agar dapat memuat barang bawaan yang banyak bagi Anda dan keluarga Anda. Anda bisa menggunakan koper dengan beragam ukuran. Mulai dari koper yang kecil hingga koper jumbo dengan ukuran maksimal sekitar 105 cm- 185 cm.

Satu hal lagi penting pula, dalam memilih dan menggunakan tas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Usahakan tas yang Anda bawa memiliki kualitas yang baik. Artinya tas tersebut tidak juga harus mahal, namun kuat serta memiliki bahan dan perkakas agar tidak merepotkan Anda selama perjalanan, misalnya : tidak mudah sobek.

Ketika Anda membawa tas, usahakan pula memiliki identitas tertentu, baik dari bentuk dan warna. Anda bisa memberikannya sendiri baik menggunakan pita, gembok dan kunci hingga kartu nama sebagai identitas yang dapat diselipkan pada bagian tertentu di tas bawaan Anda . Ini penting untuk mengantisipasi kalau-kalau tertukar dengan milik orang lain.

Namun, sekali lagi, pilihan tetap berada di tangan Anda sendiri, pemilihan tas bawaan yang nyaman, tentunya akan bermanfaat untuk Anda sendiri. Travel Note.

8 Tips Agar Tetap Cantik Sebelum Berlibur

May 22nd, 2014
8 Tips Agar Tetap Cantik Sebelum Berlibur

8 Tips Agar Tetap Cantik Sebelum Berlibur

Agar tetap tampil cantik saat liburan, ada beberapa persiapan yang harus Anda lakukan. Apalagi jika liburan Anda akan banyak melakukan kegiatan outdoor atau olahraga air. Hal tersebut akan menggangu penampilan anda. Berikut adalah 8 Tips Agar Tetap Cantik Sebelum Berlibur :

Olahraga
Ingin mengenakan bikini berpotongan seksi saat liburan nanti? Siapkan dulu tubuh indah Anda agar tumpukan lemak bisa berkurang. Caranya, lakukan olahraga cardio. Jika tak sempat ke gym, lakukan beberapa latihan sederhana seperti naik turun tangga, sit up, atau lari pagi rutin. Lakukan 15-30 hari sebelumnya. Setiap usai mandi oleskan firming atau body sculpting lotion secara merata agar kulit kencang.

Eksfoliasi
Ritual ini wajib dilakukan agar kulit terlihat lebih cerah saat mengenakan baju renang atau bikini kesayangan. Lakukan 7-10 hari sebelum keberangkatan. Gunakan scrub atau lulur dengan kandungan pelembap tinggi agar kulit tak terlihat kering, seperti scrub kelapa atau yang mengandung shea butter essence.

Bye-bye Bulu
Jangan pernah lupa untuk melakukan wax atau cukur bulu di tubuh, khususnya di ketiak dan bikini line. Lakukan dua hari sebelum tanggal keberangkatan.

Kuku
Gunting pendek rapi dan berikan vitamin agar kuku tidak kering atau kusam. Jika ingin menggunakan kuteks, pilih warna netral seperti bening atau french nail. Bila kuteks Anda berwarna, akan sulit untuk merapikannya kalau terkelupas di saat berlibur. Gunakan top coat yang mengandung SPF agar kuku terlindung dari sinar ultraviolet, air kaporit, atau garam di air laut.

Samarkan Selulit
Lakukan perawatan sendiri di rumah seperti membalur dengan ampas kopi
tubruk setiap pagi sebelum mandi. “Saat membalur daerah yang berselulit, pastikan daerah tersebut tidak basah,” ujar Yuliana Yu, MD H Babtac, Cibtac, IPTI, CIDESCO Dipl International Cosmetologist dari House of Skinovation. Setelah mandi, baru berikan krim/gel anti selulit. Sebaiknya dilakukan minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

Facial

Pastikan jenis facial yang dipilih tidak mengandung chemical peeling. Karena kulit akan lebih sensitif terhadap matahari setelah peeling, yang dapat menyebabkan kulit kemerahan atau vlek hitam. “Jika hendak melakukan kegiatan outdoor, sebaiknya  lakukan facial yang sifatnya menyegarkan saja, menggunakan bahan alami,” ujar Yuliana.

Rambut
Jika hendak mengecat rambut, sebaiknya jangan terlalu dekat dengan hari keberangkatan. “Setelah pengecatan, struktur keratin pada rambut menjadi rapuh. Jika terekspos sinar matahari berlebih, rambut akan cepat kusam dan pudar,” ujar Yuliana. Lakukan 10 hari lebih awal, lalu berikan perawatan, vitamin, dan serum tambahan agar rambut tetap sehat.

Ayo, Lembapkan!
Selain eksfoliasi, agar kulit tetap lembap, rajin-rajinlah minum air putih dan gunakan body butter lebih banyak dari biasanya. Jangan anggap sepele hal ini. Selain risiko dehidrasi, jika tak cukup minum, kulit juga akan terlihat kusam dan cepat keriput. Travel Note.

Tips Berpetualang Backpacker Khusus Para Gadis

May 5th, 2014
Tips Berpetualang Backpacker Khusus Para Gadis

Tips Berpetualang Backpacker Khusus Para Gadis

Backpacker dengan menggunakan tas rangsel dan berjalan disepanjang jalan adalah dunia lelaki. Eiit, tunggu dulu. Backpacker tidak selalu diasumsikan untuk lelaki, sementara para gadis harus menggunakan koper untuk berpetualang. Sebuah asumsi yang salah besar, karena perempuan juga bisa jadi backpacker sejati. Dengan menggunakan tas rangsel, perempuan bisa menjadi petualang yang hebat. Dengan kelebihan yang dimilikinya, bisa menjadikan momen perjalanan menjadi sangat menarik.

Ada beberapa yang perlu dipersiapakan untuk menjadi seorang gadis backpacker, selain pengalaman tentang tempat-tempat yang akan dikunjungi juga butuh beberapa kemampuan sederhana untuk menciptakan suasana menjadi lebih seru dan bergembira. Pastinya, gadis backpacker sanggup melakukan petualangan apalagi jika dalam melakukan perjalanan dilakukan bersama-sama dengan sahabat dekat, hmm pastinya lebih menyenangkan bukan?

KUNCI PINTU DAN SIAPKAN SEMUANYA

Melakukan petualangan perlu memikirkan dengan menggunakan moda transportasi apa ketika berpetualang. Apakah menggunakan mobil? atau kendaraan umum? Bahkan dengan sepeda motor sekalipun. Karena pemilihan transportasi akan memberikan pengalaman dan cara yang berbeda dalam petualangan. Sebelum meninggalkan pintu rumah, pikirkan baik-baik apa saja yang akan dibawa di dalam tas. Beberapa barang mungkin tidak usah dimasukan dalam tas. Karena bisa saja mendapatkan barang tersebut ketika di tempat wisata. Misalnya kaos dan celana, pada tempat tertentu sering membeli oleh-oleh kaos, jadi lebih efisien membeli dan dipakai sekaligus.

Banyak gadis petualang membawa hampir semua isi kamar dalam satu tas yang super besar. Itu sebuah kekeliruan yang tidak bisa dibayangkan, selain berat dan tidak eregonomis ketika dibawa juga bisa menyebabkan cidera ketika membawa tas rangsel tersebut. Perempuan cenderung mempunyai berat badan yang ringan, walaupun kelihatan gemuk. Dengan membawa tas yang besar, bisa saja membuat tas rangsel menjadi gangguan dan cidera saat menggendong tas tersebut. Tas ransel pada saat ini mempunyai ukuran dalam satuan liter, biasanya day bag mempunyai ukuran sekitar 30liter. Nah untuk melakukan petualang lebih dari 2 hari, dengan menggunakan tas rangsel 50 liter sudah sangat cukup.

Selain membawa tas besar, perlunya membawa mini bag untuk menempatkan beberapa barang yang sangat penting seperti handphone, uang dan beberapa barang lain. Namun apabila ada day bag yang multifungsi, sepertinya itu adalah pilihan yang baik. Anda bisa menempatkan kamera atau handycam, beberapa baju, dan pocket mini untuk tempat barang kecil. Kalau naik pesawat ingat juga, bahwa tas rangsel bisa jadi memiliki kesamaan dengan yang dipakai oleh orang lain, untuk mengantisipasi hal tersebut buat tas anda berbeda dengan tas pada umumnya, misal dengan memberikan tanda seperti pin atau gantungan resleting tas.

Yang tidak bisa dilupakan adalah merencanakan sebuah perjalanan yang menarik. Jangan sampai petualangan menjadi kacau balau gara-gara tidak siap dalam perjalanan nantinya.  Siapkan rencana yang benar-benar matang yang terjadwal, bukan dengan mengingat-ingat tentang petualangan tersebut. Ingat, dan jadwalkan.

SAFETY FIRST

Keselamatan adalah nomor satu untuk sebuah petualangan gadis backpacker. Berbeda dengan lelaki yang cenderung tidak masalah dengan kondisi perjalanan wisata. Namun untuk perempuan lain cerita, harus mempersiapkan diri dengan baik dan benar tentang fungsi dan tata cara keselamatan diri. Kalau gadis backpacker bisa olah raga bela diri / karate bisa menjadi nilai plus, namun apakah semua perempuan bisa ahli dalam bela diri? Keselamatan yang dimaksud disini adalah  keselamatan diri sendiri dan barang yang dibawa.

Bagi gadis backpacker disarankan menggunakan pakaian yang sopan, sederhana dan tidak menunjukan atau memamerkan yang bisa memicu terjadinya mara bahaya. Berpakaian tertutup sangat disarankan dibandingkan dengan menggunakan celana pendek dan kaos tang-top. Bagaimana dengan petualangan di pantai? Tetap saja menjaga pakaian tetap rapat dan sopan, karena bisa menjaga dari segala bentuk masalah yang tidak di inginkan. Apalagi kalau berada di tempat yang sepi misalnya pantai dan pegunungan.

Kalau menggunakan kendaraan roda dua, pakailah helm standar yang berlisensi SNI, jangan lupa kancingkan tali helm. Kepala adalah bagian terpenting manusia dan sangat bisa mengalami kerusakan bila terjadi kecelakaan. Lebih baik membeli helm yang ekstra safety dan mahal, dari pada membeli helm murahan dan gampang pecah. Untuk yang naik mobil, pakai selalu safety belt dan menyetirlah dengan hati-hati. Bila mengantuk, segera istirahat atau minum sebentar.

Mewaspadai aksi pencopetan dan lain sebagainya saat di kendaraan umum, jaga dompet dan perlengkapan lainnya dengan ketat. Tidak disarankan menyimpan dompet disaku belakang. Amankan di dalam tas, dan bawa uang secukupnya di saku. Kalau tas dengan ukuran 50 liter atau kurang bisa menaruh didepan agar mudah untuk mengawasi.

Untuk menjaga barang yang dibawa, jangan menunjukan barang-barang berharga secara terbuka. Orang bisa saja berniat seketika itu juga  dan melakukan pencurian ketika melihat barang yang dibawa bukan? Misalnya cincin atau kalung yang terbuat dari emas, HP atau tablet yang mahal, dan beberapa barang lain yang bisa menjadi pemicu masalah. Letakan barang-barang tersebut dirumah (cincin, gelang, dll), atau di dalam tas rangsel bagian dalam (HP, tablet, dll). Bawalah uang secukupnya didalam dompet atau kantong celana, untuk uang cadangan silakan tempatkan didalam kotak tas khusus yang disimpan didalam tas. Jangan membawa uang terlalu berlebihan, dan jangan pula meninggalkan uang atau barang berharga didalam kamar hotel karena bisa menyebakan rasa khawatir yang berlebihan, niat orang untuk mengambil, dan kehilangan .

Cara lain yang bisa dilakukan adalah seringlah memberikan kabar tentang petualangan tersebut kepada orang dekat yang bisa dipercaya. Dengan memberikan kabar terbaru, akan memberikan rasa nyaman kepada anda dan orang lain. Ketika ada masalah, orang yang dekat bisa say hallo untuk melakukan respon balik tentang keberadan anda saat ini.

TETAP CANTIK

Tampil modis dan cantik adalah keinginan dan dambaan setiap perempuan, namun bagaimana saat melakukan petualangan backpacker? Tentu saja sebagai perempuan tampil cantik saat traveling sangat disarankan. Namun bukan berarti anda harus berdandan mencolok dan menggunakan make up super tebal, atau sebaliknya berpenampilan ala kadarnya tanpa riasan sedikitpun. Ada beberapa tips yang penting, yang membuat anda menjadi gadis yang anggun, nampak seperti perempuan elegan dan cantik.

Perbarui penampilan anda pada rambut, jangan biarkan rambut terurai begitu saja tanpa diikat. Ini adalah gadis petualang, bukan gadis dengan dandanan super make up yang sedang berjalan-jalan di Mall. Kalau anda menggunakan jilbab atau kerudung, itu sangat membantu memberikan rasa cantik dan tidak mengganggu tas rangsel ketika diletakkan punggung. Bagi yang berambut panjang, mengikat atau memakai bando atau riasan lain yang tidak membuat rambut terurai sangat baik dilakukan. Karena anda sedang membawa tas rangsel, jadi jangan biarkan rambut menjadi gangguan.

Beriaslah dengan tipis, tidak banyak menggunakan riasan bedak yang tebal. Riasan yang tipis dan didukung dengan penampilan yang rapi, elegan akan membuat nampak lebih cantik. Bagaimana mungkin gadis backpacker berdandan secara glamor sementara sedang melakukan petualangan di alam terbuka, lalu terkena paparan sinar matahari yang terik atau bercucuran air keringat / air laut. Bisa-bisa riasan make-up membuat wajah semakin menakutkan. Kalau memang perlu menggunakan sunblock atau pelembab, gunakan saja karena itu akan membantu menjaga kulit tidak kering.

Pilihlah pakaian yang elegan namun bisa tetap tampil cantik saat berpetualang, bukan pakaian yang menunjukan keseksian diri. Namun juga tidak berarti menggunakan pakaian ala kadarnya dan sama setiap harinya, hanya kaos dan kaos. Memakai pakaian yang bervariasi namun tetap menjaga norma kesopanan sangat dianjurkan. Bervariasi seperti pakaian untuk petualangan siang hari tentu saja berbeda dengan yang akan dipergunakan di malam hari bukan? Ingat, pakaian yang elegan, tidak senonok, bervariasi dan sopan. Memakai celana panjang atau rok tetap bisa dilakukan selama bisa mengatur ritme dan tentu saja safety first.

JAGA KONDISI BADAN

Seorang gadis backpacker lebih banyak jalan kaki dan membawa tas rangsel dipunggung, so pastikan badan tetap sehat dan kuat dalam kondisi lingkungan di tempat wisata. Apalagi perempuan selalu suka dengan belanja oleh-oleh, tentu saja ini membuat tas semakin berat. Kalau sedang dalam pengobatan atau alergi atau bisa sakit tiba-tiba, membawa obat-obatan yang diperlukan saat tertentu bisa disiapkan jauh-jauh hari.

Jangan sampai kelelahan diperjalanan, lalu seharian tidur dihotel. Padahal jadwal berpetualang masih menanti. Makan dan minum yang sehat adalah kunci menjaga tubuh tetap berfungsi, membawa botol kecil berisi air mineral pada tas rangsel sangat berguna apabila anda sering berjalan kaki. Dehidrasi bisa saja menyerang bila melakukan perjalanan dibawah terik matahari. Beberapa snack kecil bisa dibawa untuk menganjal perut yang lapar sebelum bertemu dengan restoran.

Semakin banyak bergerak, semakin banyak nutrisi yang dibutuhkan. Kalau dibutuhkan minuman berenergi, silakan saja minum untuk menjaga kondisi tubuh. Travel Note.

8 Persiapan Penting Sebelum Melakukan Traveling

May 5th, 2014

8 Persiapan Penting Sebelum Melakukan Traveling

8 Persiapan Penting Sebelum Melakukan Traveling

Menyenangkan apabila perjalanan wisata sesuai dengan rencana yang diharapkan. Namun, ada beberapa problem yang perlu di antisipasi ketika Petualang akan melakukan perjalanan wisata. Kalau kemarin sudah dibahas bagaimana merencanakan wisata, nah sekarang saatnya untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tiba saatnya berwisata.

Selain mempersiapkan berbagai kebutuhan selama perjalanan wisata, berapa hal juga perlu dipersiapkan agar tidak menjadi kendala selama berpetualang. Padahal, berpetualang adalah hal bebas, dimana tidak ada lagi persoalan kantor, urusan tagihan dan berbagai hal yang mungkin saja jadi masalah. Tips ini juga berguna saat akan mudik ke kampung halaman meninggalkan rumah yang ada di kota.

  • Hubungi Tetangga Rumah.

Mempunyai tetangga memang suatu yang menyenangkan tersendiri. Bagaimanapun repotnya, bisa minta tolong apabila ada masalah. Kecuali memang Petualang mempunyai pembantu yang siap sedia untuk menjaga rumah. Coba hubungi tetangga atau  say berpamit ria ketika hendak pergi untuk beberapa lama. Selain berpamitan juga bisa menjadi ‘perpanjangan lidah’ ketika ada tamu, atau kiriman paket yang datang kerumah.

Selain tetangga, keluarga juga bisa dimintai tolong menjaga rumah dan peliharaan, apabila punya keluarga disekitar komplek rumah. Tetangga atau keluarga selain membantu menjaga rumah juga sekaligus merawat beberapa hewan peliharaan, seperti ayam, ikan hias, kucing,  ataupun burung. Dengan memberikan kepercayaan dan sedikit “tips” kepada mereka, perjalananpun menjadi ringan bukan?

  • Hitung Perkiraan Biaya Perjalanan.

Membawa uang cash seperlunya sangat aman ketika melakukan traveling. Hitunglah berapa perkiraan uang yang akan dikeluarkan selama berpetualang, sehingga tidak lagi ada persoalan kehabisan uang selama perjalanan berwisata. Beberapa kebutuhan yang mungkin saja keluar adalah biaya bahan bakar, makan, jalan tol, penginapan, oleh-oleh, obat, snack dan jajanan, pulsa dan lain sebagainya. Apabila berwisata di tempat yang jauh dari keramaian, usahakan membawa uang cash lebih sebagai cadangan.

Tempat wisata seperti pegunungan, pantai dan danau di Indonesia kebanyakan tidak menyediakan ATM didekatnya. Agar tidak kehabisan uang ketika di tempat wisata, ada baiknya membawa cadangan uang cash untuk kebutuhan mendadak.

  •  Hari Pertama Yang Super Sibuk.

Ketika berada di tempat wisata, dimana Petualang belum pernah kesana sebelumnya. Biasanya kebingungan dengan tempat tersebut, misalnya dengan kondisi kota atau pedesaan, letak hotel, restoran dan peta jalan. Nah, agar tidak seperti “ayam kehilangan Induknya’’ sebaiknya di hari pertama disiapkan secara maksimal kondisi lokal yang ada di tempat tersebut untuk kelancaran dihari berikutnya. Kalau pelupa, sebaiknya dicatat dalam handphone atau secarik kertas sehingga apabila membutuhkan tempat-tempat tersebut bisa cepat untuk menuju kesana.

Tempat yang perlu diingat adalah penginapan, mesin ATM, kantor / pos polisi, warung makan, SPBU, jalur / jalan searah, tempat wisata lain, jalan keluar kota, dan jalan tol.

  • Rencanakan Rute Wisata.

Teknologi sudah berkembang pesat, terutama tentang mapping. Sudah tidak saatnya lagi membawa peta kertas di setiap petualangan wisata atau bertanya pada orang lokal setiap kebingungan mencari jalan. Untuk menghindari “boros waktu” selama berpetualang, sebaiknya rencanakan dulu tempat-tempat yang akan dikunjungi. Dengan merencanakan rute jalan untuk menuju tempat wisata, akan mempercepat menuju tempat-tempat tersebut.

Misalnya ketika berkunjung ke Jogjakarta, “boros waktu’’ apabila tempat pertama candi Ratu Boko kemudian tempat kedua Keraton Jogja sementara di tempat ketiga adalah candi Prambanan.

Saat ini dengan bantuan GPS atau Digital Maps yang hampir ada di semua smatphone akan memudahkan menemukan tempat wisata atau rute yang akan dikunjungi. Atau kalau terpaksannya tidak ada, yaa harus beli peta manual atau print dari google maps lalu lingkari tempat yang akan dikunjungi.

  • Tidak Terima Panggilan Telepon.

Merujuk pada peraturan pemerintah UU No.22 Tahun 2009 tentang adanya larangan melakukan kontak telepon atau sms saat berkendaraa memang dirasa baik. Saat menerima panggilan atau membalas sms, konsentrasi berkendara hampir berkurang hingga 50%. Memang sangat berisiko.

Kalau menggunakan mobil, memang sebaiknya sudah persiapkan handphone untuk bisa di load speaker agar bisa menjawab seketika. Paling baik, apabila ingin berkomunikasi lama, sebaiknya berhenti di pinggir jalan. Jalan lupa nyalakan lampu sein samping.

  • Googling Tempat Wisata.

Googling tempat yang akan dikunjungi sebelum melakukan petualang sangat dianjurkan. Dengan googling selain untuk mempersiapkan rute perjalanan, juga bisa menemukan informasi “rahasia” tentang tempat tersebut. Jangan melakukan googling setelah berada di tempat wisata, karena itu hanya akan membuang-buang waktu.

Petualang ketika googling mungkin akan menemukan berbagai tips yang menarik seputar tempat wisata yang akan dikunjungi.

  • Lihat Ramalan Cuaca.

Cuaca adalah faktor paling besar yang mempengaruhi kondisi petualangan, terutama hujan. Cuaca paling mudah saat berpetualang adalah pada saat musim hujan atau kemarau, namun sangat sulit pada saat musim pancaroba karena memang sulit memprediksi cuaca saat pergantian musim. Karena bisa jadi cerah dipagi hari namun hujan mulai siang sampai malam.

Bagaimana cara memeriksa cuaca? Banyak cara seperti menonton berita pagi di stasiun televisi atau aplikasi weather yang ada di smartphone saat ini. Biasanya ada ramalan cuaca selama 1 bulan kedepan. Ya kembali lagi ke persoalan, namanya juga ramalan cuaca, bisa jadi tepat bisa jadi tidak terjadi. Namun denga melihat kondisi cuaca, Petualang dapat mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi ketika berada di tempat wisata.

  • Daftarlah Perlengkapan “Kecil” 

Dengan mandaftar atau membuat catatan tentang barang-barang ‘kecil’ yang akan dibawa berpetualang, akan tidak merepotkan ketika chek out dari penginapan. Beberapa barang mungkin saja tertinggal di penginapan, bagaimana kalau barang tersebut adalah kunci rumah? Sementara Petualang sudah melakukan setengah perjalanan pulang. Repotkan?

Dengan membuat daftar dan mencatatnya ketika akan keluar dari penginapan akan mencegah kehilangan bahkan masalah yang lebih merepotkan. Travel Note.

Travel Note

Tips Wisata dan Jalan-Jalan